Introduction of Fashion: 22 & 31 March 2016

Helooo !


Week ini (5) membahas tentang Networking, Stakeholders, Fashion Clusters. Setelah penyampaian materi lalu kami semua diminta untuk membuka laptop dan mulai mengerjakan Tugas untuk week ini ialah Essay tentang diri saya dalam bahasa Inggris tentunya yang mencakup Strenght and Weakness, dan juga Ability, Skill, & Future Business. Lalu, pada minggu selanjutnya karena Fieldtrip to Jakarta jadi, Introduction to Fashion pada Hari Selasa 29 Maret digantikan pada hari Kamis 31 Maret lalu,  Materi yang cukup simple disampaikan oleh Ms. Ayu lalu pembagian kelompok dengan bidangnya masing-masing. Yang mencakup; Fashion Photography, Make Up Artist, Fashion Stylish, Fashion Journalist, Evening  Gown dan juga Ready to Wear yang mencakup Women's, Men's hingga Children's. 
Kelompok saya terdiri dari enam orang yaitu Steffi, Valen, Keke, Rosa, dan Elisa. Kami sepakat dan memiliki konsep dan pola pikir yang sama yaitu  "Evening Gown" namun untuk detail konsep masih belum dibahas pada minggu ini, karena kelas hari ini begitu singkat dan cepat untuk pembagian kelompok sesuai minat dan bakat yang disukai masing-masing anak. 

Introduction of Fashion: 15 March 2016



Fashion Entrepreneurs Trait menjadi topik week ke empat, dimana pada topik hari ini mmembahas tentang Genetic, Identifying Opportunity, Making It Happen, dan Risk Taking. 

Sebagai contoh seorang designer dunia Stella Mc Cartney dan Paul Mc Cartney from The Beatles, yang pada saat itu memiliki impact pada dunia fashion, yang kemudian dengan koneksi yang kuat Paul mulai menarik putrinya untuk berkarir di dunia fashion untuk dijadikan sebuah peluang berkarya di industri tersebut dengan mengawalinya di Central Saint Martin. Lalu yang kedua, brand dari TOD's yaitu Filipo  Della Valle yang memiliki cucu bernama Diego yang kemudian mewariskan bisnis dibidang Industri fashion ini kepada Diego.
Lalu juga untuk menangkap gelombang di bidang ini seperti contoh mini skirt dan juga jaket chanel, hingga jeans Levi's yang booming pada zamannya.

:)

Introduction of Fashion: 08 March 2016

Week Three, sesuai yang sudah diputuskan oleh kedua dosen bahwa minggu ini melanjutkan presentasi kelompok. Ada lima kelompok yang maju, diantaranya adalah 

(1) Kendall Jenner: siapa sih yang tidak mengetahui Kendall ? model yang sangat mendunia, yaitu saudari tiri The Kardashians. Karena salah satu saudarinya yaitu Kim tidak lulus seleksi di dunia permodelan karena postur tubuh yang tidak idealis untuk seorang model dan tidak memenuhi kriteria sepenuhnya maka Kim yang menyarankan Kendall untuk memulai karirnya didunia permodelan. Tentu saja tubuh Kendall Jenner sangatlah idealis dan ditambah ia memiliki tampang yang elok menjadikannya salah satu model termuda yang naik daun di Hollywood bahkan namanya mendunia.

(2) Levi Strauss: ialah desaigner atau founder dari brand Levi's. Yap! Beliau mendesain "Genoese", yang berarti celana Jeans. Celana ini digunakan oleh para penambang yang dimana celana tersebut sangatlah kuat dan tidak gampang sobek saat digunakan bekerja oleh para penambang. Dari situlah, Brand Levi's mulai berkembang pesat dikalangan orang Amerika.

(3)Karl Lagerfieldt :Namanya sudah tidak asing lagi bukan di dunia fashion Industry. Karl memiliki Impact yang sangat besar dibidang fashion dengan gayanya yang sangat fenomenal. Karyanya membuatnya naik daun dan dikenal oleh masyarakat didunia, Ia juga berkolaborasi dengan beberapa Brand, Designer, dan Model terkemuka dunia. Salah satu ajang fashion show yang ia buat ialah Doll House, luarbiasa mengagumkan! 

(4) Audrey Hepburn: Seorang artis yang tersohor namanya, fashion icon yang mendunia dan fenomenal! namanya tidak ada matinya!  Terkenal dengan the little black dress yang ia kenakan dari Givenchy, kalung mutiara,  dan dikenal dari sebuah film "Breakfast at Tiffany's" pada tahun 1961. 

(5) Victoria Secret: perusahaan ini menjual lingerine khusus wanita, hingga parfume terbesar di Amerika Serikat by Roy Raymond. Tidak kalah para ANGELS yaitu model-model runaway VS's yang tersohor yang membuat VS naik daun dan selalu menjadi perbincangan dunia, selain ajang fashion show setiap tahunnya VS juga membuat dokumentasi tentang Swim Special, yang tidak boleh terlewatkan..

Lalu, sesi tanya jawab yang diajukan setiap kelompok presentasi dan setelah selesai kedua dosen memberikan penjelasan lebih lanjut. Tak lupa, Ms. Ayu memutarkan Film yaitu tentang,
 Alexa Chung - Uncovers Fashion Industry Secret: The Future of Fashion by VOGUE yang bertujuan untuk menambah wawasan dan disamping itu kita diminta untuk membuat Summary dari film tersebut.
Intro: Alexa Chung, ia sudah terjun didunia Fashion Industry dari umur 15 tahun. Ia berkata, Pada umumnya orang yang bekerja di fashion industry, sangat bekerja keras dan menganggapnya dengan serius. Ia menginginkan untuk mengetahui apa yang akan ada ditoko kelak di industri Fashion ini. Pada awalnya ia bercita-cita sebagai Fashion Journalist dan Ia mulai mengumpulkan foto-foto modeling dari wallpaper majalah semenjak ia berusia 15 tahun. Ia bertemu dengan designer-designer terkenal mulai dari Karl Lagerfeld hingga Valentino. Dalam Film Dokumenter yang berdurasi kurang lebih 60 menit, Alexa akan bertemu beberapa fashion ikon dengan role dan jobscoop yang beraneka ragam di dalam Industri Fashion. 
Berikut pembahasan tentang Film Dokumenter, terutama Summary tentang ROLE & JOBSCOOP beberapa Ikon Fashion (UK) yang terdapat di Film tersebut :

(1). Sarah Mower: Ambassador for Emerging Talent - British Fashion Council, and Chair of the New Gen Comitte. yang memegang peran penting dari perkembangan fashion di United Kingdom,  membantu mengedukasi, menjadi sebuah fondasi, dan memberikan beasiswa untuk orang yang membutuhkan dalam belajar di industri fashion ini.

(2). Christoper Kane: Seorang Fashion Designer di Inggris, Fashion Director, Fashion Illustrator --> membuat konsep dasar. 

(3). Willie Walters:  Seorang Fashion Progam Director yang bekerja di Central Saint Martins

(4). Molly Goddard: Seorang Designer dengan teknik hand crafting, seperti pleating, hingga smocking.

(5). Carolyn Mair: Seorang Reader Psikolog di bidang Fashion, memprediksi trend fashion yang selanjutnya dan  merupakan seorang Chartered Scientist

(6). Helen Story: Seorang Profesor dibidang Fashion Science, dan juga merupakan seorang designer.

Conclusion: Didalam film tersebut terdapat banyak sekali Role dan Job Scoop dalam bidang Industri Fashion, yang menekankan pada semua orang bahwa di Fashion Industry pekerjaan yang dicakup tidak hanya sebagai Designer saja melainkan beraneka macam ragam mulai dari, Fashion Director, Illustrator, Progam Director, Reader Physcology of Fashion, hingga Fashion Profesor!

 

Introduction of Fashion: 01 March 2016

Week two !

Pada tanggal 1 Maret 2016 merupakan minggu kedua di kelas Introduction of Fashion, akan tetapi Ms. Ayu berhalangan hadir pada hari tersebut, dan Ms. Vania yang memberikan sesi perkuliahan. Ms. Vania menyampaikan materi yang berjudul "OPPORTUNITIES IN THE FASHION AND CREATIVE INDUSTRY", yang dimaksudkan adalah di Industri kreatif ini banyak sekali kesempatan yang dapat ditemukan, didunia ini memiliki ruang lingkup yang sangat luas cakupannya, atau dapat dinamakan "Job Scoops". Dalam dunia Fashion atau Mode, kebanyakan orang mengira pekerjaan di industri kreatif ini sangatlah terbatas sebagai contoh dan yang sangat tidak asing adalah menjadi seorang designer yaitu seseorang yang pekerjaanya merancang busana. Namun ternyata pemikiran tersebut kurang tepat, mengapa demikian?
karena, Banyak sekali opportunities yang terlampir pada saat seseorang mulai bekerja di industri kreatif ini (Fashion), tidak hanya sebatas menjadi fashion designer. Tercatat GDP atau Gross Domestic Product sebesar 46% yang dimana kontribusi di sektor Fashion atau industri kreatif ini terbilang cukup besar setelah bidang culinary di negara tercinta ini, Indonesia.
Selain itu, Beliau mengajarkan materi tentang Three Suply Chain yang terdapat di Fashion Industry yaitu
Vertical Growth, Horizontal Growth & Diagonal Growth. 
Yang terpenting kami diajarkan mengenai "Bagaimana untuk menjadi Fashion Entrepreuner?" cara untuk berbisnis di bidang ini. Banyak sekali cabang yang dapat dikembangkan, antara lain:
Fashion  and textile design -->  Fashion & Trend Forecaster , Textile Designers, Fashion Illustrators, Fashion Makers and Cutters.


Manufacturing and Distribution --> Production Manager & Distribution Team
Fashion Sales and Marketing --> Fashion Editors, Fashion Photographer, Journalist, Graphic Designer, Fashion Retails, Fashion or  Visual Merchandisers, Retail or Brand Managers, Fashion Industry Pathways, Fabric Technologists, Fabric Event Organizer, Fashion Industry Boundaries, Beauty , Hair , and MakeUp Artist, Models , and Model Agents, Fashion Software or Web Designer, ETC.
Tentunya setelah melihat tulisan diatas, ruang lingkup didunia kreatif ini sangatlah besar bukan ? tidak hanya sebatas menjadi perancang busana saja! Pada sesi kelas ini, banyak sekali pembelajaran yang menarik, mulai dari materi yang disampaikan hingga tugas yang diberikan. Selanjutnya adalah sesi presentasi yang dimana kelompok saya kedapatan maju pada hari tersebut. Beberapa tim yang maju dan mempresentasikan Fashion Icons yang dipilih ialah (1) Dolce & Gabbana, (2) Anne Avantie, (3) POLO by Ralph Lauren, dan yang terakhir  (4) Barbie - Ruth Handler. Cukup menarik dan membuka wawasan tentang Fashion-fashion icons tersebut dari fashion icon local hingga fashion icon dunia. Presentasi kelompok berjalan sangat lancar dan seusai presentasi kami sekelompok merasa sangat lega telah menuntaskan tugas dengan baik ! 

Introduction of Fashion: 23 February 2016

WEEK ONE 
A NEW DAY, A NEW START !


Welcome back, Readers!
setelah sekian lama liburan akhir semester satu dari Desember 2015 silam hingga Februari 2016,
tentunya tidak ada aktivitas atau kegiatan perkuliahan, sekarang sudah memasuki semester kedua dan pastinya akan aktif menulis di blog ini ~

Kelas Introduction of Fashion, diajar oleh Ms. Ayu yaitu dosen pendamping semasa semester satu pada kelas Pak Nur (Creative Insight) tentunya sudah tidak asing dengan beliau.
Pada kelas ini ada dosen pendamping bernama Ms. Vania, beliau juga sudah mengajar di UC selama 4 tahun. Ms. Vania lalu meminta semua para murid untuk memperkenalkan dirinya dengan berdiri satu persatu dan beliau meminta para murid untuk menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan, dan sebuah alasan mengapa masuk ke UC dan apa cita-cita setelah lulus kelak... Setelah itu, Kita sekelas sempat pindah ke kelas sebelah karena LCD bandel gak mau nyala, Ms. Ayu mulai menyampaikan materi-materi pembelajaran pada kelas Introduction of Fashion, Mulai dari perbedaan antara fashion & clothes ? 
Apa yang membedakan ? What's the difference ? Tentunya yang membedakan adalah CONCEPT atau KONSEP. Singkat pembahasan yaitu tentang konsep Liberal Art pada abad pertengahan yang dibedakan menjadi dua yaitu ARTES LIBERALES dan ARTES SERVILES. Lalu juga dibedakan pada masa Renaissance, High Art. Konsep-konsep dasar dari ART --> Art as a form, an expression, a representation, a symbol, and as a sign. Dijelaskan juga beberapa Teori dasar "The Theory of The Leisure Class (1899) "Thorstein Veblen's", Georg Simmel Essay on Fashion (1895), Charles Frederick Worth: Beliau adalah "Father of Couture", Revolusi bisnis di bidang Fashion dan juga social cohesion.  Ms. Ayu juga membahas tentang ART yang ada di negara tercinta ini yaitu di Indonesia, bahwa kesenian di Indonesia juga berati kerajinan / CRAFT ( Folk Tradition). 
Tidak luput beliau menjelaskan tentang Revolusi Industri yang berpengaruh terhadap Industrial Design pada abad ke 19 (Tekstil), hingga Problen Based Fashion Product, salah satunya fast fashion seperti product kekinian anak sekarang: Zara, Topshop, Pull & Bear, etc.
Lalu, Ms. Ayu memutarkan sebuah Film singkat tentang "Chanel: Iconic Jacket" (1954) yang dimana isinya menceritakan tentang detail "Birth of the Iconic Jacket by Coco Chanel". 
Pembahasan lain yang Ms. berikan diantaranya tentang ART & COMMERCE yaitu Creative Economy "John Howkins (Make Money From Ideas), CREATIVE INDUSTRY,  Fashion and Crafts Industry contribution to GDP, Levels In Fashion dari Haute Couture, Ready to Wear, Mass Production, hingga Fast Fashion. Tidak luna beliau memberikan tips dan saran untuk memiliki pengetahuan tenting Fashion mulailah mengikuti seminar, field trip, ke perpustakaan membaca buck tentang fashion, observasi, mengikuti fashion week, local fashion, Flea market, fabric & materials market, dan seeing-sering ikut bazaar. 
Lalu, Ms. Vania memberikan Project Brief yang beranggotakan "5 members each teams"
Singkat saja tugas berisikan "Research tentang famous Fashion Icon" tentunya the famous and the favorite ones! dari Fashion; designer, stylist, photographer, muse, hingga journalist. Kemudian, buat sebum buck dengan tema spesific dan layout berdasarkan Fashion Icon tersebut, dan besok 1 market 2016 adalah hari presentasi tentunya dengan OOTD Look dari style Icon tersebut. WISH ALL THE BEST FOR OUR TEAM!AMEN! 

Berikut Preview Fashion Icon yang saya dan tim pilih:

"I don't design clothes,
I design dreams."
- RALPH LAUREN




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Copyright 2016

josephinevalencia.blogspot.co.id

powered by
Socialbar