Creative Insight : REFLEKSI 15 Oktober 2015

Pada hari Kamis 15 Oktober merupakan kelas Creative Insight week ke sepuluh bersama Bapak Nur sendiri, beliau memulai kelas dengan slide presentasi seperti biasa.
Berjudul Kenyataan dan Kebenaran by Seto Parama Artho dan Nur Agustinus,
Beliau menjelaskan tentang Ada dan Kebenaran itu Identik dan diberikan sebuah contoh, uang palsu (itu tidak salah dengan keberadaanya) karena benar sebagai uang palsu. Dan Ada tiga rumusan kebenaran, salah satunya saya menyimak adalah konviensi yang berarti kecocokan. Lalu, ada contoh gambar sapi di slide (apakah benar itu sapi ?) Ya tentu saja karena cocok dengan gambar yang ditampilkan yang sesuai dengan intelek kita. Kemudian yang kedua ada gambar pesawat terbang namun beliau berkata apakah itu benar kereta api? tentunya Bukan karena sudah jelas tidak sesuai dengan intelek yang kita lihat dengan gambar yang ditampilkan. 
Kemudian setelah penjelasan materi secara singkat selesai, Pak Nur memutarkan sebuah film yang berjudul "THE TRUE COST" (Untold Production)
Film ini disutradarai oleh Andrew Morgan dengan durasi kurang lebih 1.5 jam yang bercerita tentang Clothing, tentang pakaian yang kita kenakan, tentang orang orang yang membuatnya, dan eksplorasi tentang pengaruh atau impact yang terjadi bagi dunia industri clothing (Global). Film ini adalah film dokumenter yang bercerita tentang sisi lain dari dunia pakaian yang menceritakan apa yang terjadi dibalik dunia tersebut yang tidak diketahui oleh banyak orang atau tidak terlihat sebelumnya. Sungguh menyedihkan cerita dibalik film dokumenter yang tentunya Base on the true story ini atau kisah nyata dibalik dunia Fashion (Clothing). Banyak ratusan hingga ribuan pekerja yang digaji dibawah rata-rata (penjahit) di India yang bekerja belasan jam untuk membuat sebuah pakaian (Brand terkemuka) yang nantinya akan di ekspor ke USA dan negara-negara lain. Lalu, ada cerita dokumenter tentang sebuah plaza di India yang roboh karena bangunan sudah tidak layak huni banyak retakan di  dinding, namun karena paksaan dari atasan agar para pekerja dihimbau tetap didalam bangunan tersebut dan disuruh untuk kembali bekerja kemudian robohlah bangunan tersebut dan menewaskan ratusan orang yang tertimbun reruntuhan (terkubur hidup-hidup) didalam. sungguh memilukan, peristiwa naas yang terjadi didalam industri pakaian tentunya sisi lain dari apa yang orang tidak banyak ketahui. Dan, yang terakhir yang saya simak juga tentang pembuangan pakaian bekas dari negara-negara seperti USA, Japan, Korea, dll ke Haiti. Yang membunuh pasaran pengusaha industri clothing lokal disana dan tentunya pakaian tersebut terus datang dan bertambah tiap harinya. Dampak yang negatif adalah pakaian tersebut adalah bekas dan tentunya banyak bakteri yang terdapat pada pakaian tersebut dan tentunya kondisi tersebut menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat lokal karena Haiti bagaiakan tempat pembuangan akhir pakaian bekas dari negara-negara. 

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Copyright 2016

josephinevalencia.blogspot.co.id

powered by
Socialbar